Langsung ke konten utama

Postingan

Get Lost In Tabuhan Island, Banyuwangi

Akhir – akhir ini Banyuwangi sangat ramai dikunjungi karena keindahan baharinya yang memukau. Namun tahukah sobat kalau keindahan bahari Banyuwangi sudah termasyur sejak dahulu kala? Dulu wisatawan yang berkunjung didominasi oleh wisatawan asing. Namun seiring dengan perkembangan teknologi dan minat travelling di Indonesia, akhir – akhir ini jumlah wisatawan lokal di Banyuwangi semakin meningkat, termasuk wisatawan di Pulau Tabuhan. Bila dilihat sekilas mata, Pulau Tabuhan hanya pulau kecil seluas 5 hektar yang tak berpenghuni. Namun bila dilihat lebih dekat, pulau ini memiliki pesona keindahan alam yang luar biasa. Pulau ini berada di desa Bangsring, Wongsorejo, Banyuwangi. Dalam Bahasa Jawa “tabuh” artinya memukul alat musik tertentu. Usut punya usut nih nama Tabuhan dipilih karena warga sering mendengar bunyi tabuhan musik saat ada angin kencang yang melintasi daerah ini. Pasir di pulau ini berwarna putih. Bila pasir terkena air pasang dan pantulan cahaya mataha...

Unforgettable Moment In Menjangan Island, Banyuwangi

Biasanya saya cuma numpang lewat aja di Banyuwangi, saat hendak pergi ke Pulau Dewata Bali. Namun kali ini saya berkesempatan untuk travelling disini. Moment travelling ini berawal dari ajakan salah satu teman saya, yang notabene sering mengunjungi Banyuwangi. Masih terngiang jelas di benakku kata – kata Pak Rudi siang itu: “ Ayo kon tak ajak nang Banyuwangi, ben gak ndok kos wae ”. (dengan logat Bahasa Malangan) Singkat cerita, setelah obrolan singkat kami siang itu, beberapa bulan kemudian saya dan teman – teman memutuskan untuk menjelajah Banyuwangi. Pulau Menjangan yang menjadi tempat jujugan utama kami. Pulau Menjangan berada di desa Kalampok, Kecamatan Grokgak, Kabupaten Buleleng. Pulau ini wilayahnya masuk ke dalam provinsi Bali bagian barat. Tepatnya berjarak sekitar 60km dari pantai Lovina, Bali. Perlu sobat tau, nama pulau ini diambil dari nama Menjangan (hewan sejenis rusa) yang banyak ditemukan disini. Konon, kawanan menjangan tersebut tiap tahunnya menempuh jar...

Museum Musik Indonesia, Tempat Hangoutnya Pemusik Indonesia

Museum Musik Indonesia adalah museum musik pertama dan satu - satunya yang ada di Indonesia. Museum ini terletak di Jalan Nusakambangan No. 19, Klojen, Kasin, Malang, Jawa Timur. Lokasinya berada di dekat area Rumah Sakit Panti Waluya Sawahan / RKZ. Museum ini ada di Lt 2 bangunan Gedung Kesenian Gajayana. Sebelum museum ini berdiri, museum ini awalnya hanyalah sanggar musik yang memiliki nama Galeri Malang Bernyanyi. Galeri Malang Bernyanyi terbentuk pada tahun 2009. Seiring bertambahnya koleksi musik dan alat musik yang dimiliki, maka mereka membentuk gagasan untuk mendirikan Museum Musik Indonesia. Museum ini diresmikan pada tahun 2016 silam. Harga tiket masuk Rp 5.000,00,-. Biaya tiket masuk tersebut digunakan oleh pihak manajemen museum untuk biaya maintenance dan pengembangan museum. Biaya parkir gratis. Tiap harinya museum ini buka pada pukul 10.00 – 17.00 WIB. Sesuai namanya, museum ini menyimpan berbagai koleksi lagu, baik lagu - lagu asli Indonesia maupun ...

Pergi – Pergi Bersama JadiPergi.com

Travelling adalah salah satu hal yang sangat identik dengan saya. Hampir semua teman – teman saya tahu banget tentang hobby saya yang satu ini. Yah…. maklum saja lah, hampir semua instafeed maupun foto – foto di sosial media saya berisi tentang foto – foto travelling . Mengunjungi tempat – tempat wisata popular di dalam kota, luar kota hingga mengeksplore hidden paradise , semuanya pernah saya lakukan. That’s why setiap minggunya selalu ada teman – teman yang ngajakin travelling atau hanya sekedar bertanya tentang rekomendasi tempat wisata terbaru. Bagi saya, travelling adalah cara untuk mempelajari hal – hal baru. Saya dapat belajar banyak hal mulai dari bahasa setempat, kebudayaan dan beragam hal lain yang tidak dapat saya pelajari di bangku pendidikan. Saya bisa mencicipi aneka kuliner khas yang ada di tiap tempat. Saya juga dapat memperluas relasi dengan bertemu banyak kenalan baru, di tempat – tempat baru. Tak jarang, mereka punya hobby dan minat yang sama dengan ...

Escape Omah Kayu, Batu

       Setelah sekian lama pingin banget main ke Omah Kayu, akhirnya kesampaian juga kesana. Sayangnya sore itu, hujan yang mengguyur kawasan Omah Kayu cukup deras. Kami gak ada satupun yang membawa payung, jadi foto – fotonya terbatas deh. Langsung aja ke review nya ya.. Omah kayu adalah penginapan unik yang berdiri kokoh diantara pepohonan yang tumbuh subur di area lereng perbukitan. Omah Kayu berada pada ketinggian 1.340 mdpl. Omah Kayu letaknya bersebelahan dengan Paralayang Gunung Banyak, Batu (disebut juga dengan Bukit Bintang). Pengunjung yang berkunjung kesini biasanya membeli tiket terusan. Setelah berkunjung ke Omah Kayu lanjut ke Paralayang, demikian pula sebaliknya.         Saat memasuki tempat wisata ini setidaknya ada dua tiket yang harus dibayar. Tiket masuk Wisata Gunung Banyak Rp 5.000 per orang, tiket masuk Omah Kayu Rp 5.000 per orang. Tiket parkir motor Rp 5.000, tiket parkir mobil Rp 10.000. Mulai dari pintu ...

Enjoy Every Moment In Labirin, Batu

Dulu saat saya melihat film Alice In Wonderland , pingin banget deh rasanya ikutan bermain, berlari – larian bersama teman – teman di antara dinding Labirin seperti Alice. Sebelum tahu keberadaan tempat ini, saya kira Labirin semacam ini hanya dapat ditemukan di luar negeri. Siapa sangka ternyata di Batu, Malang juga ada Labirin sekeren lokasi shooting Alice In Wonderland. Labirin berada satu kawasan dengan Coban Rondo yang terletak di Pandesari, Pujon, Malang, Jawa Timur. Buat kalian yang ngaku pecinta alam asli Ngalam, sudah pasti gak asing lagi dong dengan nama Coban Rondo? Lokasinya berada didekat perbatasan kota Batu, dekat area Payung. Tidak jauh dari pertigaan, dengan patung sapi yang berukuran besar ditengahnya. Buat kalian yang ingin ke Labirin Coban Rondo menggunakan transportasi umum, nih saya rangkumkan jalur angkutan umumnya (angkutan kota/ bus/ ojek): -     Bila berangkat dari arah Malang, pilihlah angkutan kota yang menuju ke arah Terminal Landun...

Selfie di Kampung Tridi, Malang

“Kampung Tridi” walaupun tempat ini sudah booming sejak beberapa waktu silam, namun eksistensinya masih terjaga hingga sekarang. Hal itu terbukti dengan banyaknya jumlah pengunjung yang datang untuk sekedar selfie ataupun melakukan photoshoot dengan menggunakan perlengkapan fotografi professional disini setiap harinya. Lokasi kampung ini terletak di Jalan Temanggungan Ledok, RT 1 – 4, RW 12, Malang, Jawa Timur. Bila dilihat dari arah Stasiun Kota Baru, Kampung Tridi terletak dikiri jalan, sebelum Kampung Jodipan. Kampung Tridi dan Kampung Jodipan hanya dibatasi sungai dan Jembatan Embong Brantas. Warna – warni atap kampung tampak sangat eyecatching dari kejauhan. Harga tiket masuk Rp 3.000. Tiket parkir motor Rp 2.000, sedangkan mobil Rp 5.000. Anda dapat memarkirkan kendaraan pribadi anda di dalam area perkampungan, ataupun di jalan raya. Karena lokasi Kampung Tridi dan Kampung Jodipan tergolong dekat, saya sarankan bila anda berencana mengunjungi keduanya, jalan kaki saja....